ANTIKOLINERGIK PADA ASMA PDF

Di dalam sel sel otot polos terdapat keseimbangan antara sistem adrenergic dan sistem kolinergis. Bila karena sesuatu sebab reseptor beta-2 dari sistem adrenergic akan berkuasa dengan akibat bronchokonsttriksi. Antikolinergika memblock reseptor muskarin dari saraf saraf kolinergik di otot polos bronchi, hingga aktivitas saraf adrenergic menjadi dominan dengan efek bronchodilatasi. Penggunaannya untuk terapi pemeliharaan HRB ,tetapi juga berguna untuk meniadakan serangan asma akut melalui inhalasi efek pesat.

Author:Mijar Arashicage
Country:Central African Republic
Language:English (Spanish)
Genre:Spiritual
Published (Last):16 January 2013
Pages:479
PDF File Size:16.28 Mb
ePub File Size:16.42 Mb
ISBN:777-1-50441-570-8
Downloads:43753
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Mikataur



Latar Belakang Sistem saraf merupakan salah satu bagian yang menyusun sistem koordinasi yang bertugas menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan ke seluruh bagian tubuh, serta memberikan respons terhadap rangsangan tersebut.

Pengaturan penerima rangsangan dilakukan oleh alat indera, pengolah rangsangan dilakukan oleh saraf pusat yang kemudian meneruskan untuk menanggapi rangsangan yang datang dilakukan oleh sistem saraf dan alat indera.

Obat-obat otonom adalah obat yang dapat memengaruhi penerusan impuls dalam SSO dengan jalan mengganggu sintesa, penimbunan, pembebasan,atau penguraian neurotransmitter atau memengaruhi kerjanya atas resptor khusus.

Akibatnya adalah dipengaruhinya fungsi otot polos dan organ, jantung dan kelenjar. Ada 2 macam golongan obat otonomik yakni, Golongan simpatomimetik merangsang yang kerjanya mirip dengan saraf simpatis, dan Golongan simpatolitik menghambat untuk simpatis dan parasimpatolitik. Menurut khasiatnya, obat otonom dapat digolongkan sebagai berikut: 1. Zat-zat yang bekerja terhadap SP, yakni: a. Parasimpatikomimetika kolinergika yang merangsang organ-organ yang dilayani saraf parasimpatis dan meniru efek perangsangan oleh asetilkolin, misalnya pilokarpin dan fisostigmin.

Zat-zat perintang ganglion Yang merintangi penerusan impuls dalam sel-sel ganglion simpatis dan parasimpatis. Efek perintangan ini dampaknya luas, antara lain vasodilatasi karena blokade susunan simpatis, sehingga dipergunakan pada hipertensi tertentu. Sebagai obat hipertensi zat-zat ini umumnya tidak digunakan lagi berhubungan efek sampingnya yang menyebabkan blokade pula dari SP gangguan penglihatan, obstipasi dan berkurangnya sekresi berbagai kelenjar.

Apa yang dimaksud dengan kolinergik? Apa saja golongan obat kolinergik? Apa hubungan struktur dengan aktifitas kolinergik? Apa yang dmaksud dengan anti kolinergik? Apa saja golongan obat anti kolinergik? Apa hubungan struktur dengan aktifitas antikolinergik? Untuk dapat mengetahui kolinergik. Untuk dapat mengetahui golongan obat kolinergik. Untuk dapat mengetahui hubungan struktur dengan aktivitas kolinergik.

Untuk dapat mengetahui antikolinegik. Untuk dapat mengetahui golongan obat antikolinergik. Kolinergik 1. Devinisi Kolinergik Senyawa kolinergik adalah senyawa yang secara langsung atau tidak langsung dapat menimbulkan efek seperti yang ditunjukan oleh asetil kolin, suatu senyawa normal,bubuh yang disintetis pada jaringan saraf, sinapsis kolinergik dan dinding usus. Ada dua tipe efek yang dihasilkan yaitu efek muskarinik dan nikotinik.

Kolenergika atau parasimpatomimetika adalah sekelompok zat yang dapat menimbulkan efek yang sama dengan stimulasi Susunan Parasimpatis SP , karena melepaskan neurohormon asetilkolin ACh diujung-ujung neuronnya. Tugas utama SP adalah mengumpulkan energi dari makanan dan menghambat penggunaannya, singkatnya berfungsi asimilasi.

Bila neuron SP dirangsang, timbullah sejumlah efek yang menyerupai keadaan istirahat dan tidur. Reseptor kolinergika terdapat dalam semua ganglia, sinaps, dan neuron postganglioner dari SP, juga pelat-pelat ujung motoris dan di bagian Susunan Saraf Pusat yang disebut sistem ekstrapiramidal. Golongan obat kolinergik Kolinergika dapat dibagi menurut cara kerjanya, yaitu zat-zat dengan kerja langsung dan zat-zat dengan kerja tak langsung.

Kolinergika yang bekerja secara langsung meliputi karbachol, pilokarpin, muskarin, dan arekolin alkaloid dari pinang, Areca catechu. Zat-zat ini bekerja secara langsung terhadap organ-organ ujung dengan kerja utama yang mirip efek muskarin dari ACh.

Sedangkan kolinergika yang bekerja secara tak langsung meliputi zat-zat antikolinesterase seperti fisostigmin, neostigmin, dan piridogstimin. Obat-obat ini merintangi penguraian ACh secara reversibel, yakni hanya untuk sementara. Setelah zat-zat tersebut habis diuraikan oleh kolinesterase, ACh segera akan dirombak lagi.

Disamping itu, ada pula zat-zat yang mengikat enzim secara irreversibel, misalnya parathion dan organofosfat lainnya. Kerjanya panjang, karena bertahan sampai enzim baru terbentuk lagi. Zat ini banyak digunakan sebagai insektisid beracun kuat di bidang pertanian parathion dan sebagai obat kutu rambut malathion. Senyawa Kolinergik dengan efek langsung Senyawa kolinergik dengan efek langsung Kolinomimetik, Parasimpatomimetik adalah obat yang mempunyai struktur kimia, jarak antara gugus-gugus polr dan distribusi muatan serta dengan asetil kolin sehingga dapat menimbulkan efek pada transmiter kimia asetikolin.

Reseptor tersebut terletk pada membran yan peka. Asetikolin dan kolinomimetik dapat mempengaruhi dan mengikat keselektifan permeabilitas membran terhadap kation. Dosis : SC 10 mg, setelah 20 menit dapat diberikan 25 mg.

Digunakan pada glaukoma untuk menurunkan tekanan intraokuler. Digunakan untuk stimulasi saluran cerna dan saluran urin pasca operasi.

Dosis oral : mg 3 dd dan SC : 2,5 mg 3 dd. Peningkatan panjang rantai menghasilkan penurunan aktivitas yang bermakna. Percabangan rantai hanya memungkinkan untuk substituen metil. Dioxolane juga menunjukkan aktivitas kuat sebagai agonis muskarinik. Penggantian atom N dengan gugus elektronegatifan yang lain P, S,As dan penggantian gugus metil dan gugus alkil yang lebih tinggi akan menurunkan aktifitas b. Senyawa Kolinergik dengan Efek Tidak Langsung Senyawa kolinergik dengan efek tidak langsung Senyawa kolinergik dengan efek tidak langsung antikolinesterase bekerja menghambat enzim kolinesterase dengan cara mencegah enzim sehingga tidak menghidrolisis asetilkolin.

Akibatnya asetilkolin akan terkumpul pada tempat transmisi kolinergik dan bekerja pada perifer, sinapsis ganglionik dan penghubung saraf otot rangka. Mekanisme kerjanya : bekerja sebagai penghambat enzim kolinesterase dengan cara berinteraksi membentuk kompleks dengan enzim tersebut, melalui berbagai ikatan kimia termasuk ikatan elektrostatik, ikatan hidrogen dan ikatan kovalen. Contoh : Fisostigmin salisilat c.

Obat ini bekerja dengan jalan midriasis seperti pilokarpin, karbakol dan fluostigmin. Contohnya neostigmin dan piridostigmin. Akibatnya timbul aktivitas saraf adrenergik dengan efek obstipasi, sukar buang air kecil atau lumpuhnya gerakan peristaltik dengan tertutupnya usus ielus paralitikus. Contohnya prostigmin neostigmin.

Antikolinergika 1. Devinisi antikolinergik Antikolinergik disebut juga obat penyekat kolinergik atau obat Antagonis kolinergik mengikat koffloseptor tetapi tidak memicu efek intraselular diperantarai oleh reseptor seperti lazimnya yang paling bermanfaat dari obat golongan ini adalah menyekat sinaps muskarinik pada saraf parasimpatis secara selektif. Oleh karena itu, efek persarafan parasimpatis menjadi terganggu, dan kerja pacu simpatis muncul tanpa imbangan.

Keluarga ketiga senyawa ini, obat penyekat neumuscular mengganggu transmisi impuls eferon yang menuju otot rangka. Antikolinergik juga disebut antimuskaranik, parasimpatolitik, kolinolitik, atroponik, dan pemblok parasimpatetik Antikolinergik menghambat efek asetilkolin pada saraf postganglionik kolinergik danotot polos, menghasilkan efek efek sebagai berikut: a.

Anti spasmodik, yaitu menurunkan tonus dan pergerakan sauran cerna dan saluran urogenital. Antisekresi, mengurangi sekresi air liur, keringat dan asam lambung. Anti parkison, parkison adalah suatu ppenyakit yang disebabkan oleh adanya ketidak seimbangan kadar dopain fan asetil kolin di otak.

Mifriatik atau dilatasi pupil mata sikloplegik atau paralisis struktur siliari mata, yang menyebabkan paralisis akomodasi pengihatan dekat. Efek samping antikolinergik antara lain adalah mulut kering, anhidrosis, mata kabur.

Takikardia, disuria dan retensi urin akut. Pada orag dapat menyebabkan glau koma, konstipasi, dan kesulitan akomodasi penglihatan. Golongan obat antikolinergik Berdasarkan efek yang ditimbulkan senyawa antikolinergik dibagi menjadi empat kelompok yaitu: a.

Obat antispasmodik.

IMMORTALS OF MELUHA SECRET OF THE NAGAS PDF

ANTIKOLINERGIK PADA ASMA PDF

Gejala klasiknya adalah sesak nafas , mengi , and rasa berat di dada. Tipe 2 brittle asma adalah asma yang sebelumnya sudah terkontrol dengan baik, tiba-tiba mengalami serangan berat. Sekitar ratusan ragam jenis agensia dikaitkan dengan kasus-kasus ini. Di antaranya yang paling umum adalah: isosianat , debu biji-bijian dan kayu, resin colophony , cairan solder soldering flux , lateks latex , hewan, dan aldehida. Pekerja yang memiliki risiko paling tinggi antara lain: pekerja yang menggunakan cat semprot , pembuat roti dan pemroses makanan lainnya, perawat, pekerja bahan kimia, pekerja bersama hewan-hewan, tukang las , pemangkas rambut, dan pekerja pemrosesan kayu. Penyakit saluran napas bagian atas selain asma pada anak-anak, misalnya rinitis alergi dan sinusitis juga harus dikategorikan sebagai penyebab obstruksi saluran napas, seperti juga: aspirasi benda asing , penyempitan abnormal pada saluran napas utama stenosis trakea atau laringotrakeomalasia , cincin vaskular , kelenjar limfa yang membesar atau benjolan di leher. Kemudian pada orang dewasa, antara lain COPD , gagal jantung kongestif , benjolan di saluran napas, serta batuk akibat inhibitor ACE, juga karus dikategorikan sebagai penyebab gejala mirip asma.

MAGIE PRATIQUE PAPUS PDF

Antikolinergik Adalah

Asma adalah kondisi yang tidak bisa disembuhkan, tetapi gejalanya bisa dikendalikan. Lantas, obat asma apa yang bisa Anda gunakan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini. Jenis-Jenis Penyakit Asma Sebelum menjelaskan mengenai obat asma, perlu Anda pahami bahwa obat yang digunakan untuk mengatakan asma tidak hanya satu jenis tetapi ada beberapa jenis.

Related Articles