FUSI PROTOPLAS PDF

Fusi protoplas membuka kemungkinan untuk: 1. Menghasilkan hibrid somatik amphidiploid yang fertil antar spesies yang secara seksual tidak kompatibel 2. Menghasilkan galur heterozigot dalam satu spesies tanaman yang secara normal hanya dapat diperbanyak dengan cara vegetatif, misalnya pada kentang. Memindahkan sebagian informasi genetik dari satu spesies ke spesies lain dengan memanfaatkan fenomena yang disebut penghilangan kromosom chromosome elimination. Memindahkan informasi genetik yang ada di sitoplasma dari satu galur atau spesies ke galur atau spesies lain Fusi protoplas dapat menghasilkan dua macam kemungkinan produk: 1.

Author:Zololabar Tygorg
Country:Rwanda
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):7 May 2010
Pages:288
PDF File Size:3.59 Mb
ePub File Size:7.2 Mb
ISBN:369-5-78075-883-2
Downloads:14307
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Durr



Selasa, 03 Mei Biology Edit Fusi protoplasma adalah penggabungan dua sel dari jaringan yang sama atau dua sel dari organisme yang berbeda dalam suatu medan listrik. Hal ini akan mengakibatkan kedua sel akan tertarik satu sama lain dan akhirnya mengalami fusi melebur. Prinsip ini dapat dilakukan pada sel tumbuhan maupun sel hewan. Fusi protoplasma pada tumbuhan dilakukan melalui serangkaian tahap. Tahap-tahap tersebut diawali dengan menyiapkan protoplasma. Protoplasma biasanya diambil dari selsel yang masih muda karena mempunyai dinding sel tipis serta protoplasma yang banyak dan utuh.

Tahap selanjutnya adalah mengisolasi protoplasma sel yang telah dipersiapkan. Protoplasma diisolasi dengan cara menghilangkan dinding selnya. Dinding sel ini dihancurkan terlebih dahulu dengan menggunakan enzim kemudian dilakukan penyaringan dan sentrifugasi berkali-kali. Protoplasma yang didapat kemudian diuji viabilitasnya aktivitas hidupnya dengan cara melihat aktivitas organel, misalnya melihat aktivitas fotosintesisnya. Fusi protoplasma dilakukan dalam suatu medan listrik.

Setelah sel-sel tadi mengalami fusi, tahap selanjutnya adalah menyeleksi protoplasma yang dihasilkan. Setiap sel mempunyai spesifikasi tertentu. Protoplasma yang terseleksi kemudian dibiakkan.

Fusi protoplasma pada sel hewan dan manusia sangat berguna terutama untuk menghasilkan hibridoma. Hibridoma merupakan hasil fusi yang terjadi antara sel pembentuk antibodi dan sel mieloma. Sel pembentuk antibodi ini adalah sel limfosit B, sedangkan sel mieloma sendiri merupakan sel kanker.

Sel hibridoma yang dihasilkan dapat membelah secara tidak terbatas seperti sel kanker, tetapi juga menghasilkan antibodi seperti selsel limfosit B. Hibridoma yang dihasilkan diseleksi karena setiap sel menghasilkan antibodi yang sifatnya khas. Satu antibodi yang dihasilkan spesifik untuk satu antigen.

Setiap hibrid ini kemudian diperbanyak dikloning. Oleh karena antibodi ini berasal dari satu klon maka antibodi ini disebut antibodi monoklonal. Kedua prinsip di atas membutuhkan teknik lain agar organisme transgenik yang diperoleh dapat ditumbuhkan. Hal ini penting untuk membuktikan keberhasilan proses yang berlangsung, terutama untuk sel-sel tumbuhan.

Sel-sel tersebut harus dapat ditumbuhkan menjadi organisme utuh. Oleh karena itu, rangkaian proses rekayasa genetika pada tumbuhan membutuhkan teknik kultur jaringan.

Sejarah Perkembangan Rekayasa Genetika Orang telah mengenal bahwa sifat suatu organisme dibawa dan dipengaruhi oleh gen. Pengenalan ini dimulai semenjak hukum Mendel dikemukakan. Namun, orang belum mengetahui struktur, bentuk, maupun cara gen tersebut dapat mengatur suatu organisme. Penemuan tersebut diikuti oleh keberhasilan Nirenberg dan Masher dalam menginterpretasikan kode-kode dalam susunan DNA. Selanjutnya diikuti oleh Gilbert, Maxam, dan Sanger pada tahun yang berhasil mengembangkan metode untuk menganalisis DNA secara tepat.

Seribu nukleotida dapat ditentukan hanya dalam waktu 1 minggu dengan menggunakan metode ini.

ACCELERATED LEARNING TECHNIQUES BRIAN TRACY PDF

Fusi Protoplasma (Pengertian & Tahapan Fusi Protoplasma)

Struktur utamanya berupa selulose dan hemiselulose dengan substansi pektat sebagai bahan pengikat antar sel tanaman. Sebagai pendukung mekanik dari jaringan tanaman, dinding sel sangat komplek dan sangat tinggi diferensiasinya. Pada sel-sel tertentu dinding sel primer, sekunder dan tersier terkumpul secara berlapis-lapis selama pertumbuhan. Ketiadaan dinding sel sebagai barier mekanik memungkinkan dilakukanya peleburan protoplas yang diperoleh dari sel-sel somatik dari jenis tanaman yang berbeda. Sebagai hasil dari hibridisasi somatik, dimungkinkan terjadinya kombinasi genetik baru. Protoplas pada dasarnya adalah sel hidup dikurangi dinding selnya atau sering disebut sebagai sel telanjang dan sebagai satu-satunya pembatas adalah membran plasma yang membatasi lingkungan luar dengan bagian dalam sel.

CALDER MOIR IT GOVERNANCE FRAMEWORK PDF

Fusi protoplas

Macam-macam bioteknologi adalah 1. Fermentasi 3. Kloning 6. Aeroponik 7. Kawin suntik Dari berbagai macam biotenologi terdapat fusi protoplasma.

Related Articles